Kisah Hero Zhuxin: The Beacon of Spirits. Zhuxin adalah hero ke-125 yang rilis pada tanggal 29 Juni 2024. Hero ini rilis setelah Chip, yang rilis pada bulan Maret lalu. Zhuxin adalah wanita muda misterius yang menuntun kupu-kupu bara menggunakan lenteranya. Eitss, tunggu dulu! Meskipun tampak muda, sebenarnya Zhuxin sudah berumur sekitar 3000 tahun.
Zhuxin adalah hero mage dengan spesialisasi damage dan crowd control. Dia memiliki afinitas yang sangat tinggi terhadap Mana. Pada level 1, dia memiliki mana tertinggi dibandingkan dengan hero lain. Kemudian Mana Regen paling tinggi di semua level. Terakhir, pertumbuhan Mana Regen tertinggi dari semua hero. Zhuxin berasal dari Cadia Riverlands, sama seperti Yin, Wanwan, Ling, Zilong, dll.
Berikut ini adalah kisah hero Zhuxin:
Legenda Zhuxin: Mengabulkan Keinginan Orang-orang
Kota Zhu’an, terletak di pegunungan di Cadia Riverlands, menjadi sebuah tempat impian di mana hal-hal supernatural terjadi di setiap sudut dan celah.
Ritual ramalan, boneka kertas menari, dupa yang memicu mimpi… tidak ada kekurangan keajaiban aneh, dan tidak ada habisnya cerita menarik yang berasal dari kota yang mempesona ini. Di antaranya, yang paling misterius mungkin adalah cerita “dia.”
Legenda mengatakan bahwa seorang wanita muda misterius bernama Zhuxin sering terlihat berkeliaran di malam hari di Zhu’an dengan lentera di tangannya. Dia memiliki kemampuan untuk memanggil kupu-kupu bara, yang dia gunakan sebagai media untuk memenuhi keinginan terdalam umat manusia.

Zhuxin tidak peduli pada kekayaan atau kekuasaan, hanya keinginan paling murni yang bernilai baginya. Dikatakan bahwa siapa pun yang menerima bantuannya akan menjalani ujian darinya, malai dari mempertaruhkan seluruh kekayaan hingga berjalan di garis antara hidup dan mati. Beberapa mencoba mendapatkan perhatiannya, sementara yang lain mengutuknya sebagai penyihir jahat, tetapi dia tidak pernah peduli dengan apa yang dipikirkan orang lain. Ketika orang mengatakan dia berubah-ubah, dia adalah orang pertama yang mengangguk setuju. Namun, begitu perjanjian telah dibuat dan kupu-kupu mulai menari, baik surga maupun bumi, hidup atau mati, tidak dapat menghentikannya untuk memenuhi keinginan.
Tidak ada yang tahu dari mana dia berasal atau apa tujuannya, dia hanya selalu mencari sesuatu. Keberadaannya sama misteriusnya dengan malam itu sendiri.
Namun Zhuxin tidak selalu menyukai malam.
Asal Muasal Zhuxin
Seribu tahun yang lalu, Zhuxin hanyalah seorang yatim piatu yang berkeliaran di jalanan Zhu’an. Bagi dia, malam hanya mewakili bahaya saja. Dalam kegelapan, keburukan sifat manusia muncul untuk menari dengan iblis.
Tetapi Zhuxin kecil menyukai api yang terang. Setiap tahun selama festival pertengahan musim panas, penduduk kota akan menyalakan banyak perapian di seluruh kota. Cahaya hangatnya membuat senyuman setiap pejalan kaki tampak lebih cerah dan ramah, tetapi Zhuxin selalu menjaga jarak. Para tetua mengatakan Zhuxin lahir sebagai yatim piatu. Menurut cerita, dia ditemukan merangkak keluar dari peti mati setelah orang tuanya meninggal. Dia memiliki energi Yin yang sangat kuat sehingga orang-orang menganggapnya sebagai pertanda buruk. Zhuxin kecil hanya bisa mendekati kehangatan bara yang tersisa setelah kerumunan orang pulang. Jika beruntung, dia bahkan bisa menemukan kue bunga di sisa-sisa makanan yang dibuang.
Dan pada malam-malam itu, di bawah bara yang bercahaya, Zhuxin memegang kue bunganya erat-erat di tangan kecilnya yang tertutup jelaga dan merasakan kehangatan di hatinya.
Namun bahkan kenyamanan kecil ini tidak akan bertahan. Ketika keseimbangan antara Yin dan Yang terganggu, perang pecah di Cadia Riverlands. Monster muncul dari bayangan dan meneror benua. Seluruh orang-orang di kota merasa ketakutan. Orang-orang bersembunyi di rumah mereka dan tidak ada yang berani keluar untuk menyalakan perapian. Zhuxin kecil menjalani banyak malam yang dingin sampai akhirnya dia kehabisan kehangatan terakhirnya.
Dikelilingi oleh kegelapan, dia menghembuskan napas terakhirnya.
Zhuxin dan Great Dragon
Namun energi Yin Zhuxin mencegah jiwanya menghilang. Apakah dia masih hidup atau sudah menjadi arwah? Apa yang harus dia lakukan? Ke mana dia harus pergi? Dia mencoba mencari jawaban, tetapi tidak bisa melarikan diri dari malam tidak peduli seberapa keras kaki kecilnya mencoba. Itu adalah perasaan yang aneh; dia tidak perlu bernapas lagi, tetapi tidak pernah merasa begitu tercekik seperti itu. Hidup atau mati, cahaya atau kegelapan, apakah ada orang yang punya jawaban? Apakah ada yang bisa menyalakan secercah harapan?
Sebuah cahaya menembus kegelapan.
Zhuxin kecil membuka matanya saat cahaya suci turun dari langit — dia adalah Great Dragon, dewa pelindung Cadia Riverlands dan salah satu dari naga kembar.
“Apakah kau di sini untuk mengusirku?”
Great Dragon tidak menjawab. Sebaliknya, dia memanifestasikan lentera seperti bunga yang perlahan jatuh ke arah Zhuxin.

Begitu lentera itu menyentuh tangannya, kupu-kupu bara terbang keluar dari lentera dan menerangi malam. Zhuxin kecil tiba-tiba menemukan dirinya melayang di antara kosmos dengan Great Dragon. Di lautan awan yang tenteram, lilin lentera menerangi langit, dan mereka bercakap-cakap di awan. Great Dragon menjelaskan bahwa Zhuxin tidak bisa pergi ke akhirat karena dia tidak memiliki keinginan. Jika seseorang hidup dan mati tanpa keinginan, apalah arti kehidupan? Tetapi jika seseorang dapat meninggal tanpa penyesalan, maka tidak ada yang perlu ditakuti. Hanya dengan menemukan keinginannya, dia bisa memulai perjalanan berikutnya.
“Keinginanku? Apa itu?”
“Nak, aku telah memberimu lentera ini untuk menerangi jalan, tetapi keinginanmu adalah sesuatu yang harus kamu cari sendiri.”
“Apakah aku… bisa memiliki sesuatu untuk diinginkan?”
“Tentu saja. Keberadaanmu adalah buktinya.”
Zhuxin mengucapkan selamat tinggal kepada sang naga dan berangkat dengan lentera.
Mencari Keinginannya Sendiri
Pada awalnya, dia berkeliaran tanpa tujuan, tidak yakin apa yang sebenarnya dia cari. Akhirnya, dia berpikir bahwa jika dia masih tidak dapat menemukan keinginannya, mungkin dia harus memenuhi keinginan orang lain terlebih dahulu. Denga begitu, dia memanggil kupu-kupu baranya sebagai utusan, mencari, mendengarkan, dan memenuhi banyak keinginan.
Malam demi malam, Zhuxin mendengarkan hati orang-orang asing. Kadang-kadang dia jatuh ke dalam skema mereka; di lain waktu dia mengungkap niat asli mereka dengan skema miliknya. Hingga suatu hari, secara kebetulan, dia memenuhi keinginan yang begitu tulus sehingga membuat lentera miliknya cukup terang untuk menghangatkan hatinya; itu adalah perasaan yang sama dari masa kecilnya.
Zhuxin menyadari bahwa hanya keinginan yang tulus ini yang layak untuk ia cari. Namun, manusia adalah makhluk yang rumit, dan hati mereka terlalu mudah tergoda oleh kekayaan dan kekuasaan. Jadi, dia mulai menetapkan berbagai ujian untuk menguji kelayakan dari harapan orang-orang. Bahkan ketika ujiannya membuat orang lain salah paham, takut, dan mengutuknya, dia tidak pernah membela diri, karena hal itu tidaklah penting.
Yang benar-benar penting adalah menemukan keinginan yang terlupakan, terkubur dalam abu, dan memberikan hembusan lembut untuk menyalakan kembali api mereka. Ketika dia membantu seorang pemuda membawa bunga ke saudara perempuannya yang buta, Zhuxin bisa merasakan keharuman bunga untuk pertama kalinya. Ketika Zhuxin membantu jiwa menangis yang meninggal di tanah asing untuk mengirim surat kepada istrinya, dia memahami bahwa kematian tidak bisa memisahkan cinta sejati. Setiap keinginan yang berharga membuat lentera miliknya menyala lebih terang, dan dunia dalam pandangannya menjadi lebih hidup.

Meskipun Zhuxin belum menemukan keinginannya sendiri, dia sekarang mengerti bahwa itu harus sesuatu yang cukup terang untuk membawa kehangatan pada malam yang panjang; cukup untuk membuat perjalanan ini berharga.
Keberadaannya layak untuk keinginan semacam itu.
Referensi: MLBB Fandom